Alumni Teknologi Rekayasa Mekatronika
Gabriella Yunilla (Waterboom Jogja)
Saya bangga pernah menjadi bagian dari Program Studi Mekatronika Fakultas Vokasi Universitas Sanata Dharma. Di tempat ini, saya tidak hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis yang relevan dengan dunia industri, tetapi juga diajak untuk memahami nilai-nilai kemanusiaan—bagaimana memanusiakan manusia dalam setiap tindakan dan keputusan. Perkuliahan tidak hanya berisi teori dan praktikum, tetapi juga membangun karakter dan pola pikir kritis. Kami didorong untuk tidak sekadar menerima informasi, tetapi juga untuk mempertanyakan, menganalisis, dan menemukan solusi yang kreatif terhadap permasalahan nyata di sekitar kami.
Sebagai perempuan di program studi yang mayoritas pesertanya laki-laki, saya awalnya sempat merasa ragu. Namun, suasana inklusif dan suportif di lingkungan kampus justru membuat saya tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, tangguh, dan tidak manja. Justru karena menjadi minoritas, saya terdorong untuk terus membuktikan bahwa perempuan juga mampu dan berhak mengambil peran penting dalam dunia teknik, termasuk di bidang mekatronika. Pengalaman ini membentuk saya menjadi pribadi yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga kuat secara mental dan emosional. Saya bersyukur telah tumbuh dan belajar di lingkungan yang sangat membangun seperti Mekatronika FV USD. Mekatronika (sekarang TRMK) 2012
- Trias Widhiargo (PT. Hyundai Motor Manufacturing Indonesia
- Jagoan Alumni
- Dwi Susanti (PT Formulatrix Indonesia)
- Fransiskus Widiavianto (Associated Mission Aviation)
- Aris Prana Setya (Turkish Petroleum)
- Hendricus Marindra (10X Genomics USA)
- Agur Yake Mulia (Founder & Direktur Autobot School)
- Rohmad Imam Andika (PT.Mattel Indonesia)
- Victor Salim (Schlumberger)
- Gabriella Yunilla (Waterboom Jogja)
