Aktivitas Mahasiswa

Regional Pharmaceutical Leadership Forum (RPLF) 2026 “ADHIKARA: Advancing Dedicated Humanistic Innovators with Knowledge, Action, and Responsible Authority”



Regional Pharmaceutical Leadership Forum (RPLF) 2026 merupakan salah satu program kaderisasi yang diselenggarakan oleh Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (ISMAFARSI) Wilayah JOGLOSEPUR (Jogjakarta, Solo, Semarang, Purwokerto, dan Pekalongan). Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan dan pengembangan kepemimpinan bagi mahasiswa farmasi untuk membentuk kader yang berintelektual, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia kefarmasian. Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Wilayah I ISMAFARSI, Himpunan Mahasiswa Farmasi (HIMAFAR) Universitas Wahid Hasyim ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggara Regional Pharmaceutical Leadership Forum (RPLF) 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10–12 April 2026 bertempat di Aula Fakultas Farmasi Kampus II Universitas Wahid Hasyim, Semarang.

RPLF 2026 mengusung tema “Adhikara: Advancing Dedicated Humanistic Innovators with Knowledge, Action, and Responsible Authority”. Kata Adhikara yang berarti kewenangan atau otoritas yang sah dan bertanggung jawab mencerminkan pentingnya membangun generasi inovator yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam tindakan nyata serta menjunjung tinggi tanggung jawab moral dan sosial. Melalui tema ini, peserta diajak untuk memahami bahwa kepemimpinan bukan sekadar posisi atau kekuasaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, etika, dan orientasi pada kemaslahatan bersama.



Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar mahasiswa farmasi yang tergabung dalam ISMAFARSI Wilayah JOGLOSEPUR sekaligus membentuk kader yang proaktif, kritis, dan solutif terhadap berbagai dinamika dunia kesehatan, khususnya bidang kefarmasian. Selain itu, peserta diharapkan mampu mengembangkan potensi kepemimpinan yang dimiliki untuk berkontribusi di tingkat lokal, wilayah, nasional, maupun internasional. RPLF 2026 diikuti oleh mahasiswa S-1 Farmasi anggota ISMAFARSI Wilayah JOGLOSEPUR, termasuk 4 (empat) delegasi dari Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma. Keikutsertaan delegasi tersebut mencerminkan dukungan Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma terhadap pengembangan karakter kepemimpinan mahasiswa sebagai calon tenaga kefarmasian yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Melalui kegiatan ini, para delegasi berkesempatan untuk belajar, berdiskusi, serta membangun jejaring dengan mahasiswa farmasi dari berbagai perguruan tinggi di wilayah JOGLOSEPUR.



Seluruh rangkaian acara dirancang secara interaktif dengan memadukan materi kepemimpinan, diskusi, simulasi, dan kegiatan pengembangan diri yang bertujuan membentuk karakter pemimpin yang adaptif, humanis, dan bertanggung jawab. Acara dibuka melalui Opening Ceremony yang dihadiri oleh peserta, panitia, serta perwakilan organisasi mahasiswa farmasi dari berbagai perguruan tinggi di wilayah JOGLOSEPUR. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemilihan ketua angkatan sebagai simbol awal proses kaderisasi peserta selama mengikuti forum. Rangkaian materi yang diberikan selama kegiatan meliputi “Farmasi Nasionalis” oleh apt. Drs. Rosid Sujono, M.M., “Selayang Pandang ISMAFARSI” oleh Tiyanto Dwi Zafaron, “Tafsir Konstitusi ISMAFARSI” oleh Syaima Rihan Fasyir, S.Farm., “Interprofessional Education and Collaborative Practice (IPE-CP)” oleh Bayu Tri Murti, S.Farm., M.App.Sci., Ph.D., “Patient Counseling Community (PCC)” oleh apt. Ulfa Filliana, M.Clin.Pharm., serta “Isu Strategis, Manajemen Wacana Publik, Advokasi, dan Manajemen Aksi” oleh M. Zidan Syukrani.

  

Selain sesi materi, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan, seperti screening test, Focus Group Discussion (FGD), presentasi hasil diskusi, pentas seni, outbound, serta tour kota Semarang yang bertujuan mempererat relasi antar peserta dari berbagai institusi. Melalui kegiatan tersebut, peserta didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kerja sama tim, serta kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan. Melalui pelaksanaan Regional Pharmaceutical Leadership Forum 2026, diharapkan lahir kader-kader ISMAFARSI yang memiliki wawasan luas, kemampuan kepemimpinan yang kuat, serta semangat pengabdian yang tinggi. Dengan bekal pengetahuan, tindakan nyata, dan tanggung jawab yang dimiliki, peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi dalam pengembangan profesi farmasi dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. (KADEKS)

 back